10 Cara Melangsingkan Badan Tanpa Diet dan Olahraga | Langsing Cepat

| |

Nasucha.id – Banyak yang bisa dilakukan untuk cara melangsingkan badan, satu di antaranya olahraga.

Selain olahraga, beberapa orang juga melakukan diet konvensional untuk mengurangi lemak di tubuhnya agar langsing.

Namun, sebagian orang mengalami kesulitan untuk melakukan diet konvensional dan olahraga agar badan langsing.

Bagi yang kesulitan untuk melakukan diet atau tidak memiliki banyak waktu untuk berolah raga, ada beberapa cara mudah yang terbukti dapat membantumu sedikit mengonsumsi kalori.

Cara tersebut mungkin efektif untuk membuat badan langsing dan mencegah kenaikan berat badan di kemudian hari.

10 Cara Melangsingkan Badan Tanpa Diet dan Olahraga | Langsing Cepat
10 Cara Melangsingkan Badan Tanpa Diet dan Olahraga | Langsing Cepat

Cara Melangsingkan Badan Tanpa Diet dan Olahraga

Berikut 10 cara agar badan langsing tanpa diet dan olahraga sebagaimana dikutip dari Healthline.com.

1. Perlambat saat Mengunyah Makanan

Memperlambat mengunyah makanan merupakan cara melangsingkan badan cukup mudah.

Mengunyah makan secara menyeluruh dapat memperlamba waktumu saat makan.

Itu dapat menurunkan asupan makanan dan memperkecil porsi makan.

Seberapa cepat menyelesaikan makan juga mempengaruhi berat badan.

Penelitian baru melaporkan bahwa makan cepat lebih mungkin untuk menambah berat badan daripada yang lambat.

Makan cepat juga lebih mungkin untuk mengalami obesitas.

Agar kamu bisa memperlambat makan, hitung berapa kali kamu mengunyah setiap gigitan.

Mengonsumsi makanan secara perlahan dapat membantumu merasa lebih kenyang dengan lebih sedikit kalori.

Ini adalah cara mudah menurunkan berat badan dan mencegah berat badan bertambah.

2. Gunakan Piring Kecil untuk Makan Makanan Tidak Sehat

Cara melangsingkan badan ini tergolong sangat mudah.

Menggunakan piring kecil dapat membantu kamu untuk makan lebih sedikit.

Sedangkan jika menggunakan piring besar dapat membuat porsi makan tampak sedikit.

Itu akan membuatmu ingin makan lebih banyak.

Piring yang lebih kecil dapat membuat otakmu berpikir bahwa makanan itu sudah cukup.

Secara tidak langsung, menggunakan piring yang lebih kecil, menyebabkan makan lebih sedikit.

3. Makan Banyak Protein

Protein memiliki efek kuat pada nafsu makan.

Ini dapat meningkatkan perasaan kenyang, mengurangi rasa lapar dan membantumu sedikit mengonsumsi kalori.

Satu studi menemukan bahwa peningkatan asupan protein dari 15% menjadi 30%, membantu partisipan makan 441 kalori lebih sedikit per hari dan rata-rata kehilangan 11 pound selama 12 minggu.

Beberapa contoh makanan kaya protein termasuk dada ayam, ikan, yogurt Yunani, lentil, quinoa dan almond.

4. Menyembunyikan Makanan Tidak Sehat

Menyimpan makanan yang tidak sehat di mana dapat melihatnya dapat meningkatkan rasa lapar.

Itu akan membuatmu makan lebih banyak.

Studi baru menemukan bahwa makanan berkalori tinggi disimpan pada tempat mudah dilihat, penghuni tersebut cenderung memiliki berat lebih.

Simpan makanan tidak sehat di tempat yang tidak terlihat, seperti di dalam rak atau lemari, sehingga tidak menarik perhatianmu saat lapar.

Jika kamu menyimpan makanan yang tidak sehat di meja, kemungkinan besar kamu akan ngemil tanpa direncanakan.

5. Makan Makanan yang Kaya Serat

Makan makanan kaya serat bisa membuatmu kenyang lebih lama.

Studi juga menunjukkan bahwa serat kental sangat membantu untuk menurunkan berat badan.

Serat kental membentuk gel saat bersentuhan dengan air.

Gel ini meningkatkan waktu penyerapan nutrisi dan memperlambat pengosongan lambungmu.

Serat kental hanya ditemukan dalam makanan nabati.

Contohnya, termasuk kacang, sereal gandum, kubis Brussel, asparagus, jeruk dan biji rami.

6. Minumlah Air Secara Teratur

Air minum dapat membantumu menurunkan berat badan, terutama jika meminumnya sebelum makan.

Sebuah penelitian pada orang dewasa menemukan bahwa minum setengah liter (17 ons) air sekitar 30 menit sebelum makan mengurangi rasa lapar dan mengurangi asupan kalori.

Orang yang minum air sebelum makan dalam penelitian tersebut kehilangan 44% lebih banyak berat badan selama 12 minggu dibandingkan dengan mereka yang tidak.

7. Kurangi Porsi Makan

Porsi yang lebih besar mendorong orang untuk makan lebih banyak.

Porsi makan lebih besar sering dikaitkan dengan peningkatan berat badan.

Selain itu juga dikaitkan dengan obesitas.

8. Makan Tanpa Benda Elektronik

Orang-orang yang makan sambil menonton TV atau bermain game komputer mungkin lupa berapa banyak yang sudah mereka makan.

Ini dapat menyebabkan makan berlebihan tanpa terasa.

Kamu bisa secara tidak sengaja makan lebih banyak.

Kalori tambahan ini bertambah dan berdampak besar pada berat badan jangka panjang.

9. Tidur Nyenyak dan Hindari Stres

Kurang tidur dapat mengganggu hormon pengatur nafsu makan leptin dan ghrelin.

Hormon lain, kortisol, menjadi meningkat ketika Anda sedang stres.

Hormon-hormon ini berfluktuasi dapat meningkatkan rasa lapar dan mengidam makanan yang tidak sehat.

Itu menyebabkan asupan kalori yang lebih tinggi.

Terlebih lagi, kurang tidur dan stres kronis dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit, termasuk diabetes tipe 2 dan obesitas.

10. Hindari Minuman Mengandung Gula

Menambahkan gula mungkin menjadi satu-satunya bahan terburuk dalam diet saat ini.

Minuman manis seperti soda telah dikaitkan dengan peningkatan risiko banyak penyakit.

Minuman sehat untuk diminum adalah air, kopi dan teh hijau.

Semoga bermanfaat Nasucha.id

Sumber: Tribunnews.com

Rahasia
Previous

Pengertian Keadilan Beserta Jenis dan Konsep Kontemporer serta Tradisional

Siap-Nikah id : Cara Menggunakan Agar Dapat Nilai 100, Besok Langsung Nikah

Next

Tinggalkan komentar