E-LEARNING : Sosialisasi untuk Guru dan Siswa

,

E-Learning – Pada abad 20 ini teknologi sangatlah pesat dalam perkembangannya. Hampir semua umat manusia berlomba-lomba untuk menciptakan sesuatu yang dapat memberikan kenyamanan hidup umat manusia. Hasil cipta manusia ini yang kemudian diberi nama teknologi. Adanya teknologi yang semakin canggih ini tidak menutup kemungkinan akan terciptanya hidup yang begitu nyaman dan mudah. Seperti contoh ketika kita akan mencari kabar dari seseorang, kita tidak perlu pergi jauh-jauh untuk menemui orang itu.

Pemanfaatan Teknologi Abad 20

Dengan adanya teknologi Anda dapat memanfaatkannya untuk mencari kabar dari seseorang tersebut hanya dengan mengirim pesan teks singkat, atau pun mengirim pesan melalui surat elektronik. Pengirimannya pun tidak membutuhkan waktu yang lama, sekali kirim langsung diterima.

Mudah bukan? iya semua kemudahan itu berkat teknologi. Namun didalam perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, kita dituntut untuk memanfaatkan teknologi tersebut dengan sebaik-baiknya. Dengan memanfaatkan teknologi dengan baik maka akan timbul suatu kemajuan dari segala aspek baik ekonomi, sosial, maupun politik. Namun sebaliknya, jika kita tidak bisa memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya maka secara otomatis kita akan menjadi manusia yang sangat tertinggal.

Di atas merupakan uraian mengenai apa itu teknologi. Uraian di atas merupakan suatu pembuka dari pembahasaan pokok dari tulisan ini yang berjudul SOSIALISASI “E-LEARNING” UNTUK GURU DAN SISWA. Dengan mengetahui apa itu teknologi maka kita akan dengan mudah untuk mengetahui apa itu E-learning.

Pengertian E-LEARNING

E-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet, atau media jaringan komputer lain [Hartley, 2001]. Pengertian lain dari juga disampaikan oleh Jaya Kusuma C. Koran [2000] yang mendefinisikan sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan.

ilustrasi e-learning

Dari kedua definisi di atas dapat diambil kesimpulan bahwa E-learning merupakan suatu kegiatan belajar mengajar yang telah direncanakan oleh guru dengan memanfaatkan kemajuan teknologi seperti penggunaan internet, intranet, maupun media jaringan komputer lainnya dalam penyampaian materi kepada siswa.

Baca juga:  UU Sisdiknas : Pengertian dan Tujuan Pendidikan

Pada umumnya e-learning ini dianggap sebagai suatu pembelajaran berbasis web yang dapat diakses dengan menggunakan internet atau sering disebut sistemĀ on-line. Seyogyanya pembelajaran ini tidak hanya dilakukan dalam sistem on-line, namun dapat juga dilakukan dalam sistem off-line seperti penggunaan media CD/CDR, file-file atau software lainnya berisi materi yang diberikan langsung oleh guru kepada siswa.

Keuntungan

Dari beberapa penjelasan di atas dapat kita ambil beberapa keuntungan dari pembelajaran tersebut seperti; pertama, penggunaan e-learning dapat menghemat waktu proses belajar mengajar. Kedua, dapat menekankan siswa untuk mencari sendiri tentang materi yang mereka butuhkan (di sini dapat menekankan siswa untuk aktif). Ketiga, dapat menghemat biaya pendidikan (infastruktur, perlengkapan, dan buku pegangan).

Kekurangan

Memang penggunaan e-learning dapat menghemat biaya pelaksanaan pembelajaran, namun dalam pemasangan e-learning tersebut tidaklah hanya mengeluarkan biaya yang sedikit. Pemasangan masih menjadi kendala karena membutuhkan biaya yang besar. Selain itu masih kurangnya SDM yang ahli dalam bidang networking (jaringan).

Di sinilah peran penting pemerintah dalam pemanfaatan ‘e-learning‘ sebagai salah satu bagian dari pendidikan di Indonesia agar terciptanya suatu pendidikan yang berbasis kepada teknologi.

Solusi

Selain peran pemerintah, peran masyarakat pun sangatlah penting dalam pelaksanaan e-learning untuk guru dan siswa ini. Peran-peran tersebut dapat dilakukan dengan cara sosialisasi. Dengan cara sosialisasi dapat memberikan sedikit gambaran kepada guru maupun siswa untuk mengerti tentang apa itu e-learning.

Saya pribadi sangatlah setuju dengan pelaksanaan e-learning tersebut. Selain dapat mempermudah guru juga dapat pula mempermudah siswa dalam belajar. Selain setuju, saya pribadi juga mengajak para guru ataupun para calon guru untuk memanfaatkan berbagai teknologi yang sangat canggih ini dalam pelaksanaan pembelajaran yang di tujukan kepada siswa.

Selain itu, Sosialisasi “E-learning” Untuk Guru dan Siswa ini juga dilakukan oleh salah satu perusahaan operator telekomunikasi seluler terbesar se-Asia Pasifik yang berada di Indonesia yaitu PT ** ***** Tbk dalam persembahannya yang diberi nama “INDONESIA BERPRESTASI”. Program Indonesia Berprestasi ini merupakan bentuk dari persembahan yang telah disiapkan untuk memajukan negeri dalam melangkah maju dan bertransformasi menjadi lebih baik melalui demokratisasi teknologi.

Baca juga:  15 Strategi/Model Pembelajaran Aktif | Bagian 5

Selain itu program Indonesia Berprestasi ini juga menggandeng semua blogger Indonesia untuk ikut serta dalam Lomba Blog Pendidikan yang diselenggaran dalam rangka memperingati hari Guru 25 November 2013 bertemakan E-LEARNING UNTUK GURU DAN SISWA.

Di atas sedikit uraian mengenai SOSIALISASI “E-LEARNING” UNTUK GURU DAN SISWA. Kata penutup dari tulisan ini adalah ajakan kepada semua masyarakat, guru, siswa, bahkan pemerintah untuk ikut serta mensosialisasikan e-learning demi kemajuan pendidikan di Indonesia ini. Tidak lupa mengajak kepada seluruh Blogger Indonesia untuk ikut serta dalam Lomba Blog Pendidikan yang diselenggarakan oleh ** **** melalui progam “Indonesia Berprestasi”.
Sekian dari saya, atas waktu luangnya saya ucapkan Terima kasih. Indonesia Berprestasi.

Sumber referensi :
www.indonesiaberprestasi.com/
www.m-edukasi.web.id/2012/11/pengertian-e-learning.html
www.satudunia.net/content/apa-itu-e-learning

Sumber gambar :
http://3.bp.blogspot.com/-TVQIfzTedAk/UbM9P4OzZeI/AAAAAAAAADM/Zh166yGm–M/s1600/e6.jpg

Tambahan

Ini merupakan artikel lama yang penulis tulis saat mengikuti kontes/lomba blog pendidikan. Alasan mengapa artikel ini saya update, karena memang saya merasa memang masih dibutuhkan sosialisasi tersebut untuk saat ini. Meskipun kita tahu sudah 6 tahun berlalu dari awal penulisan artikel ini (28 November 2013), perkembangan pendidikan sudah mulai memasuki era digital. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa masih terdapat banyak pengajar yang tetap menggunakan cara konvensional.

Terima kasih. Nasucha id.

 

1 Share 1.000 Love

Rahasia

Nasucha

Seorang yang sedang belajar untuk menjadi pemerhati "pendidikan anak". Khususnya anak kita nanti. UvU
Rahasia

Tinggalkan komentar