2 Gerakan dalam Tari Indang Dindin Badindin

, ,

Nasucha id – Kali ini kita akan membahas lebih dalam mengenai tari Indang atau yang sering disebut Dindin Badindin. Selain pengertian, kita juga akan belajar tentang gerakannya. Untuk itu, mari kita simak.

Tari Indang (Dindin Badindin)

Tari Indang atau biasa disebut tari Dindin Badindin adalah sebuah tarian tradisional yang berasal dari budaya masyarakat Minang, Pariaman, Provinsi Sumatra Barat. Gerakan rancak dan dinamis yang muncul dari para penarinya membuat tari indang banyak diminati masyarakat mancanegara sehingga tarian ini kerap mewakili Indonesia dalam pagelaran budaya internasional. Tarian Indang ini menggunakan pola lantai horizontal yaitu penari berbaris membentuk garis lurus ke samping.

Gerakan dalam Tari Indang/Dindin Badindin

A. Gerakan Pertama

  1. Tangan kiri menumpu tangan kanan sembari menggerakkan ujung-ujung jari agar berbunyi (tuk). Lakukan sebanyak tiga kali. Kemudian, tangan kanan diayunkan ke arah kiri sehingga posisi tangan kanan menumpu tangan kiri.

  2. Tangan kanan ke depan, kemudian memukul lantai. Sedangkan tangan kiri ke belakang, kemudian memukul lantai. Lakukan sebanyak tiga kali secara bergantian. Selanjutnya, tangan kanan dan kiri ditarik ke arah badan membentuk sudut siku-siku (tangan kiri menumpu tangan kanan).

  3. Tangan kiri ke depan, kemudian memukul lantai. Sedangkan tangan kanan ke belakang, kemudian memukul lantai. Lakukan sebanyak tiga kali secara bergantian. Selanjutnya, tangan kiri dan kanan ditarik ke arah badan membentuk sudut siku-siku (tangan kanan menumpu tangan kiri).

  4. Ulangi gerak nomor 2 dan 3 secara runtut.

  5. Posisi badan ke arah kanan. Kedua tangan diletakkan di atas paha kanan. Tangan kanan di atas tangan kiri. Kemudian pergelangan kedua tangan digerakkan, kaki digerakkan. Lakukan sebanyak empat kali.

  6. Posisi badan ke arah kiri. Kedua tangan diletakkan di atas paha kiri. Tangan kiri di atas tangan kanan. Kemudian pergelangan kedua tangan digerakkan, kaki digerakkan. Lakukan sebanyak empat kali.

  7. Ulangi gerakan nomor 5 dan 6 secara runtut.

B. Gerakan kedua

  1. Tangan kiri menumpu tangan kanan sembari menggerakkan ujung jari agar berbunyi (tuk). Lakukan sebanyak tiga kali. Kemudian, tangan kanan diayunkan ke arah kiri sehingga posisi tangan kanan menumpu tangan kiri.

  2. Tangan kanan ke depan, kemudian memukul lantai. Sedangkan tangan kiri ke belakang, kemudian memukul lantai. Lakukan sebanyak tiga kali. Selanjutnya, tangan kanan dan kiri ditarik ke arah badan membentuk sudut siku-siku (tangan kiri menumpu tangan kanan).

  3. Tangan kiri ke depan, kemudian memukul lantai. Sedangkan tangan kanan ke belakang, kemudian memukul lantai. Lakukan sebanyak tiga kali. Selanjutnya, tangan kiri dan kanan ditarik ke arah badan membentuk sudut siku-siku (tangan kanan menumpu tangan kiri).

  4. Ulang gerakan nomor 9 dan 10.

  5. Posisi badan ke arah kanan. Kedua tangan diletakkan di atas paha kanan. Tangan kanan di atas tangan kiri. Kemudian pergelangan kedua tangan digerakkan. Lakukan sebanyak empat kali.

  6. Posisi badan ke arah kiri. Kedua tangan diletakkan di atas paha kiri. Tangan kiri di atas tangan kanan. Kemudian pergelangan kedua tangan digerakkan. Lakukan empat kali.

  7. Ulang gerakan nomor 12 dan 13.

Sumber: Sarjana Pendidikan Site

1 Share 1.000 Love

Rahasia

Nasucha

Seorang yang sedang belajar untuk menjadi pemerhati "pendidikan anak". Khususnya anak kita nanti. UvU
Rahasia

Tinggalkan komentar