Pengertian ILMU NEGARA menurut George Jellinek

, ,

NasuchaID – Banyak presesif mengenai pengertian ilmu Negara. Namun di sini saya akan menjabarkan sedikit istilah atau definisi menurut George Jellinek, orang yang pertama kali melakukan penelitian yang komprehensif sebagaimana dituangkan dalam bukunya yang berjudul “Allgemeine Staatslehre”.

Istilah

Istilah Ilmu Negara sepadan dengan Die Staatslehre (Jerman), Staatsleer (Belanda), Theory of State atau The General Theory of State, Political Science atau Political Theory (Inggris), dan Theorie d’Etat (Prancis). Ilmu Negara adalah ilmu yang mempelajari pengertian-pengertian pokok dan sendi pokok negara pada umumnya. Kajiannya mencakup hal-hal yang sama atau serupa dalam negara-negara yang ada atau pernah ada di dunia ini, Misalnya tentang terjadinya negara, lenyapnya negara, tujuan dan fungsi negara, perkembangan negara, bentuk negara dan sebagainya.

Ilmu Negara menekankan hal-hal yang bersifat umum dengan menganggap negara sebagai genus (bentuk umum) dan mengesampingkan sifat-sifat khususnya. Tidak membahas bagaimana pelaksanaan hal-hal umum tersebut dalam suatu negara tertentu yang bernilai teoritis. Solly Lubis,SH, dalam bukunya menyatakan bahwaPengertian  Ilmu Negara adalah ilmu yang mempelajari negara secara umum mengenai asal-usul, wujud, lenyapnya, perkembangan dan jenis-jenisnya. Obyek ilmu negara bersifat abstrak dan umum, bahkan tidak terikat ruang, tempat, waktu.

Fungsi

Ilmu Negara yang kita pelajari berfungsi untuk (1) menyelidiki pengertian pokok dan sendi-sendi pokok negara dan Hukum Tata Negara. (2) Ilmu negara merupakan ilmu yang mendasari untuk belajar Ilmu Hukum Tata Negara Positif (HTN hic et nunc). Dengan kata lain, seorang yang akan mempelajari Hukum Tata Negara harus terlebih dulu memahami tentang Pengertian Ilmu Negara, karena hal ini akan memberikan dasar-dasar teoritis Hukum Tata Negara. Hukum Tata Negara merupakan realisasi dari teori-teori Ilmu Negara.

Baca juga:  Keterkaitan Objek, Ruang Lingkup Hukum Tata Negara dengan Ilmu Negara dan Ilmu Negara Sebagai Dasar Kajian Hukum Tata Negara

Kelahiran

Kelahiran ataupun keberadaan Ilmu Negara tidak dapat lepas dari jasa George Jellinek. Seorang pakar hukum dari Jerman yang kemudian dikenal sebagai bapak Ilmu Negara. Pada tahun 1882 George Jellinek telah menerbitkan buku dengan judul Allgemeine Staatslehre (Ilmu Negara Umum), buku ini kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Ilmu Negara hingga muncul sangat banyak teori yang menjelaskan pengertian atau definisi Ilmu Negara. Istilah Ilmu Negara dikenal dengan beberapa istilah, antara lain:

  1. Belanda dikenal dengan istilah Staatsleer
  2. Jerman dikenal dengan istilah Staatslehre
  3. Perancis dikenal dengan istilah Theorie d’etat
  4. Inggris dikenal dengan istilah Theory of State, The General Theory of State, Political Science, atau Politics.

Dalam menyusun bukunya Allgeimeine Staaslehre, George Jellinek menggunakan metode van systematesering atau sering disebut dengan metode sistematika. Dengan cara mengumpulkan semua bahan (data) tentang ilmu negara yang ada mulai zaman kebudayaan Yunani sampai pada masanya sendiri (sesudah akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20). Bahan-bahan itu kemudian disusunnya dalam suatu sistem.

Objek Kajian (Ruang Lingkup)

Berbagai macam definisi Ilmu Negara muncul berkaitan dengan perbedaan ruang lingkup (objek kajian) yang dikaji antara Ilmu Negara dengan Ilmu Lain yang pembahasan sama (membahas Negara) bahwa Hukum Tata Negara RI dan Ilmu Politik Kenegaraan memandang objeknya (negara) dari sifatnya yang konkret. Berarti objeknya itu sudah terikat pada tempat, keadaan dan waktu. Dengan kata lain telah mempunyai objek yang pasti, misal: Negara Kesatuan Republik Indonesia, negara Jepang, negara Inggris dan seterusnya. Dari negara dalam pengertiannya yang konkret itu akan diselidiki atau dibicarakan lebih lanjut mengenai (1) susunannya dan alat-alat perlengkapannya. (2) Wewenang serta kewajiban dari alat-alat perlengkapan tersebut dan seterusnya.

Baca juga:  Definisi Hukum Tata Negara Menurut Para Ahli

Sedangkan Ilmu Negara memandang objek kajiannya berupa Negara, dari sifat atau pengertiannya yang abstrak. Artinya objeknya itu dalam keadaan terlepas dari tempat, keadaan dan waktu, belum mempunyai adjektiva tertentu, bersifat abstrak, umum, dan universal. Dengan mempelajari Ilmu Negara tersebut kita diharapkan mampu menjelaskan apa itu Negara beserta semua hal yang ada dalam Negara. Ilmu Negara sebagai dasar yang harus dipelajari sebelum kita mempelajari tentang Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara, dan lain sebagainya.

1 Share 1.000 Love

Rahasia

Nasucha

Seorang yang sedang belajar untuk menjadi pemerhati "pendidikan anak". Khususnya anak kita nanti. UvU
Rahasia

Satu pemikiran pada “Pengertian ILMU NEGARA menurut George Jellinek”

Tinggalkan komentar