Pengertian HAM atau Hak Asasi Manusia (Human Rights)

| |

Pengertian HAM atau Hak Asasi Manusia (Human Rights)

Nasucha id – Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia) – Definisi atau pengertian HAM atau Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri manusia sejak manusia lahir yang tidak dapat diganggu gugat dan bersifat tetap. Kita sebagai warga negara yang baik tentunya haruslah saling menghormati satu sama lain dengan tidak membedakan ras, agama, golongan, jabatan, ataupun status sosial.

Pengertian HAM secara umum

Secara universal HAM adalah hak dasar yang dimiliki oleh seseorang sejak lahir sampai mati sebagai anugerah dari tuhan YME. Semua orang memiliki hak untuk menjalankan kehidupan dan apa yang dikendakinya selama tidak melanggar norma dan tata nilai dalam masyarakat.

Hak asasi ini sangat wajib untuk dihormati, dijunjung tinggi serta dilindungi oleh negara, hukum, dan pemerintah. Setiap orang sebagai harkat dan martabat manusia yang sama antara satu orang dengan lainnya yang benar-benar wajib untuk dilindungi dan tidak ada pembeda hak antara orang satu dengan yang lainnya.

Baca juga:  Sejarah Perkembangan Hak Asasi Manusia : Internasional dan Nasional

Menurut Jack Donnely

HAM adalah hak fundamental yang tak dapat dicabut yang mana karena ia adalah seorang manusia. Jack Donnely, mendefinisikan hak asasi tidak jauh berbeda dengan pengertian di atas. Hak asasi merupakan hak-hak yang dimiliki manusia semata-mata karena ia manusia. Umat manusia memilikinya bukan karena diberikan kepadanya oleh masyarakat atau berdasarkan hukum positif, melainkan semata-mata berdasarkan martabatnya sebagai manusia dan hak itu merupakan pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa.

Menurut John Locke

Menurut John Locke, Hak Asasi Manusia adalah hak yang dibawa sejak lahir yang secara kodrati melekat pada setiap manusia dan tidak dapat diganggu gugat. John Locke menjelaskan bahwa HAM merupakan hak kodrat pada diri manusia yang merupakan anugrah atau pemberian langsung dari tuhan YME.

HAM berdasarkan Filosofi

Secara filosofis, pandangan menurut hak asasi manusia adalah jika wacana publik masyarakat global di masa damai dapat dikatakan memiliki bahasa moral yang umum, itu adalah hak asasi manusia. Meskipun demikian, klaim yang kuat dibuat oleh doktrin hak asasi manusia agar terus memunculkan sikap skeptis dan perdebatan tentang sifat, isi, dan pembenaran hak asasi manusia sampai di zaman sekarang ini. Memang, pertanyaan tentang apa yang dimaksud dengan “hak” itu sendiri kontroversial dan menjadi perdebatan filosofis terus (Shaw, 2008).

Baca juga:  Perkembangan HAM Sebelum dan Sesudah Merdeka

Di atas merupakan sedikit pembahasan mengenai pengertian dari HAM. Dewasa ini banyak sekali pengertian HAM menurut beberapa pendapat, dan sampai sekarang pun HAM masih belum jelas, karena setiap individu itu mempunyai pemikiran pemikiran masing-masing tentang HAM. Mari pelajari lebih lanjut mengenai Hak Asasi Manusia melalui hastag #HakAsasiManusia atau #HAM yang ada di Nasucha id. Terima kasih.

Pengertian HAM atau Hak Asasi Manusia (Human Rights) 1
Rahasia
Previous

UNDANG-UNDANG PARTAI POLITIK BAB II tentang PEMBENTUKAN PARTAI POLITIK (Pasal 2-4)

Pembagian Hak Asasi Manusia

Next

2 pemikiran pada “Pengertian HAM atau Hak Asasi Manusia (Human Rights)”

Tinggalkan komentar